Salah seorang siswi berprestasi dari SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri 2 Bantul Teresha Diana Putri menjadi Juara 1 Lomba Ketrampilan Siswa ABK tahun 2025 tingkat kabupaten Bantul dan Juara 2 Lomba Ketrampilan Siswa ABK tahun 2025 tingkat Provinsi DIY. Ia meraih prestasi ini melalui karya tas anyaman eceng gondok pada bulan Maret 2025.
Hasil karya barang bekas dari bahan alami ini merupakan lomba yang ditujukan untuk mengembangkan ketrampilan teman-teman ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) yang berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Tahun ini lombanya adalah hasil kerajinan dari barang bekas dan sekolah kami membuat kreasi dengan bahan limbah natural enceng gondok yang dipadukan dengan kain perca batik. Jadi kami mulai latihan sampai bentuknya menjadi tas,” ujar Renni Pujihastuti, guru pendamping Putri yang memiliki keistimewaaan sebagai seorang tuna rungu kepada RRI dalam obrolan Sore Ceria pada Senin (20/10/2025).
Dijelaskan Rennie bahwa Putri yang saat ini duduk di kelas 1 SMA menganyam tas kantor dengan ukuran panjang 40 cm dan tinggi 25 cm di bawah bimbingan isntruktur yang dipercayakan pihak sekolah.
”Putri latihannya setiap hari ya sampai jari-jari Putri kapalan, tetapi dia sangat senang dan semangat berlatih meskipun sudah selesai waktu latihannya dan Putri terpilih karena termasuk siswa yang mudah diajak berkomunikasi, punya etos kerja tinggi, dan pintar,” kata Rennie.
Proses pembuatan tas dari enceng gondok ini butuh waktu dua bulan dengan bantuan para guru SLB yang setia menemani Putri.
“Saya sebenarnya kaget dipilih,kok aku nih,bisa enggak nih saya ini menganyam krena baru pertama kali kan ya, tapi ada Ibu Ida yang ngelatih kemudian akhirnya bersyukur bisa dipilih untuk mengikuti lomba ini,”ucap Putri melalui bahasa isyarat yang dijelaskan kembali oleh ibu Renni.
Putri bercerita bahwa ada banyak kesulitan yang dialami karena belum bisa menganyam tapi setelah mendapat pelatihan, ia bisa membuat tas anyaman enceng gondok yang cantik.
”Pertama bingung, tapi lama-lama latihan setiap hari selama satu minggu dan tidak sulit, idenya muncul saat ada contoh-contoh tas dan aku milih tas kerja karena bentuknya rapih,” kata Putri.
Selain Juara Lomba Ketrampilan Siswa ABK, Putri juga menjadi Juara 2 Tunggal Putri dan Juara 2 Gandacampuran untuk Lomba Bulu Tangkis tingkat Provinsi DIY tahun 2025. Pada bulan Desember nanti, Putri akan mengikuti kegiatan Jambore Pramuka Asia Pasifik di Filipina.
“Jadi di sekolah kami dipilih untuk ikut Jambore Pramuka Asia Pasifik yang bernama Ticket to Life yang memang menyasar untuk teman-teman yang marginal. Jadi di daerah lain di Indonesia sudah ada yang Ticket to Life dari anak-anak jalanan, anak-anak dari lembaga permasyarakatan. Di Yogyakarta untuk pertama kalinya yang diambil adalah anak-anak berkebutuhan khusus, dan Putri terpilih sebagai ketua regu,” kata Renni.
****









