Menu

Mode Gelap
Kemenlu RI Pastikan Koordinasi Intensif Pelindungan WNI di Timur Tengah Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah, Pengalaman Pahit Warga 2 Kampung di Polman Pemerintah perkuat peran generasi muda melalui Mangrove Goes To School Kejaksaan Negeri Merauke Dalami Aliran Dana Dugaan Korupsi BUMD ke Eks Bupati Boven Digoel Otorita IKN Perkuat Pelaku Usaha Lokal untuk Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan Ko Erwin Bandar Narkoba Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Warta Entertainment

Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi untuk Angkat Talenta Musik Indonesia

badge-check


					Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi untuk Angkat Talenta Musik Indonesia Perbesar

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif membuka ruang kolaborasi untuk mengangkat talenta musik Indonesia dan meningkatkan eksistensi mereka di panggung global.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar membahas peluang kolaborasi untuk meningkatkan eksistensi musisi Indonesia di panggung global saat menerima kunjungan kreator konten dan pemengaruh Daniel Hermansyah di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Sabtu, Irene menyampaikan komitmen kementerian untuk menyediakan panggung bagi talenta-talenta musik Indonesia guna membantu mereka memasuki pasar hiburan internasional.

“Dengan senang hati menyediakan panggung semaksimal mungkin. Sekarang kan sudah kenalan kan kira-kira tahu gitu kalau next step kayak gini. Dengan pengalaman yang dimiliki Chuseyo, kita dapat melihat segala kemungkinan lebih lanjut dalam kolaborasi,” ujar Irene Umar dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu.​​​​​​

Chuseyo Digital adalah agensi digital spesialis K-pop. Daniel Hermansyah selaku direktur agensi tersebut menyampaikan bahwa sebenarnya sudah banyak talenta dari Indonesia yang debut sebagai anggota grup idola di Korea, Malaysia, dan Taiwan.

Sebagai contoh dia menyebut Carmen Hearts2Hearts, Kim VVUP, CLEO IMETU, Zayyan Xodiac, Vanesya dan Via NWHI, Dita Karang, Loudi, serta Dinda Secret Number di industri musik K-pop; Grace HUR+ di Taiwan; serta Cindy dan Diva KLP48 di Malaysia.

“Tentu kita bangga dan ingin mendukung agar mereka sukses,” kata Daniel.

“Semoga makin banyak anak muda yang bisa mengikuti jejak mereka,” kata dia.

Kementerian Ekonomi Kreatif memandang kreator digital sebagai elemen penting dalam upaya pengembangan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Kolaborasi lintas negara yang melibatkan kreator konten digital diharapkan dapat memperluas jejaring, memperkuat promosi, serta membuka peluang bagi para pelaku industri kreatif nasional.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenekraf kemukakan peluang cerita “Timun Mas” dikembangkan jadi IP

27 Februari 2026 - 05:45 WITA

Menbud Fadli Nilai, Film Penting untuk Diplomasi Budaya

14 Februari 2026 - 05:15 WITA

Theresa Kusumadjaja, Wanita Indonesia Pertama Masuk Nominasi Grammy Awards

12 Februari 2026 - 11:10 WITA

Drama Chiki Fawzi Jadi Petugas Haji: Dicopot Mendadak, Dipanggil, Dibatalkan Lagi

29 Januari 2026 - 06:24 WITA

Dosen Vokasi UI, Dian Sastro Mengaku Belajar Dua Kali dari Mahasiswa

22 Januari 2026 - 08:58 WITA

Trending di Warta Entertainment