Menu

Mode Gelap
Pemda Buru dan Pemilik Lahan Sepakat Akhiri Konflik Warga Peduli Kesehatan Warga Pedalaman, Satgas Banau Jemput Bola Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Sisa Kuota Internet Hangus, Dua Warga Wadul MK Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji

Warta Nusantara

Pelatih Valencia & Anak Hilang di Labuan Bajo

badge-check


					Pelatih Valencia & Anak Hilang di Labuan Bajo Perbesar

Pelatih Timnas B sepak bola Wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dan tiga anaknya yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Meski sudah memasuki hari ketiga pencarian, para korban belum dinyatakan meninggal dunia.

“Korban masih dalam pencarian. Belum ada status meninggal,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, Minggu (28/12).

Ketentuan peraturan perundang-undangan, operasi pencarian dan pertolongan atau SAR (search dan rescue) terhadap korban dilakukan paling lama tujuh hari.

Operasi SAR bisa diperpanjang setelah tujuh hari jika ada tanda-tanda korban ditemukan. Operasi SAR yang sudah dihentikan pun bisa dilanjutkan lagi jika ada tanda-tanda korban ditemukan.

Hal serupa disampaikan Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto. Ia menegaskan empat korban tersebut masih berstatus dalam pencarian.

“Masih dalam pencarian,” kata Stephanus dalam perjalanan dengan kapal KNP Grantin ke Pulau Padar, Minggu pagi.

Kapal pinisi Putri Sakinah yang ditumpangi Martin bersama istri dan empat anaknya tenggelam diterjang gelombang di Selat Pulau Padar pada Jumat (26/12) malam.

Kapal nahas itu dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Baru 30 menit perjalanan, kapal mengalami mati mesin lalu tenggelam diterjang gelombang.

Terdapat 11 orang di kapal wisata itu. Selain Martin sekeluarga berjumlah enam orang, terdapat juga empat kru dan satu pemandu wisata.

Sebanyak tujuh orang berhasil dievakuasi dengan selamat, termasuk istri dan satu anak perempuan Martin. Sementara Martin dan tiga anaknya (dua laki-laki dan satu perempuan), masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Adapun dua anggota keluarga yang selamat, yakni Mar Martinez Ortuno (istri/ibu) dan anak perempuan bernama Ortuno Andrea.

Sementara kru kapal yang selamat yakni Lukman (kapten) dan tiga anak buah kapal (ABK), yaitu Muhamad Rifai, Muhamad Alif Latifa, dan Rahimullah. Selain itu pemandu wisata yang berhasil dievakuasi dengan selamat bernama Valdus.

Akun media sosial Valencia CF menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Martin dan tiga anaknya akibat kapal wisata yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pulau Padar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Biak Numfor

14 Januari 2026 - 02:30 WITA

Usai Resmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Senilai Rp123 Triliun, Presiden Prabowo Tinjau Progres Pembangunan IKN

13 Januari 2026 - 06:37 WITA

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem

12 Januari 2026 - 09:24 WITA

Masjid Negara di IKN Dipakai Perdana, Interiornya Bikin Takjub

12 Januari 2026 - 05:09 WITA

BKN minta seluruh pemda segera terapkan manajemen talenta ASN

9 Januari 2026 - 06:22 WITA

Trending di Warta Nusantara