Menu

Mode Gelap
Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Sisa Kuota Internet Hangus, Dua Warga Wadul MK Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Biak Numfor ‘Suka Duka Tawa’: Saat Humor Menjadi Bahasa Rekonsiliasi Keluarga Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp40 M, Kejati Kalteng Geledah Kantor KPU Kotim

Warta Nusantara

Masjid Negara di IKN Dipakai Perdana, Interiornya Bikin Takjub

badge-check


					Masjid Negara di IKN Dipakai Perdana, Interiornya Bikin Takjub Perbesar

Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) dipakai perdana untuk salat subuh berjamaah pada Minggu (11/01/2026) yang diimami oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar yang sekaligus menjadi khatib. Bagian interior masjid tampak sangat menawan.

Dilihat dari foto-foto yang dibagikan oleh Otorita IKN, salat berjamaah tersebut digelar di ruangan besar yang tampak megah dengan banyak tiang mengelilinginya. Tiang tersebut berbentuk silinder berukuran besar dengan putih sebagai warna latar dan warna coklat keemasan untuk warna detail.

Ruangan ini tampak megah juga karena desain plafon yang berbentuk lingkaran mengikuti posisi tiang. Di dalam bentuk lingkaran tersebut terdapat lingkaran-lingkaran kecil yang merupakan lampu. Pada dua area lingkaran paling tengah dibuat lebih menonjol dengan pemilihan warna dan material penutup yang berbeda.

Perpaduan warna yang dipakai pada ruangan ini adalah earth tone, bukan putih cerah yang mencolok. Perpaduan warna tersebut membuat ruangan itu terlihat syahdu dan memberikan ketenangan. Lantai di ruangan ini pun tidak ditutup dengan karpet. Sajadah hanya digelar hingga sekitar 9 baris dan melebar ke samping.

Area imam dan tempat khotbah pun tidak ditutupi dengan sekat atau dinding apa pun. Hanya ada karpet lebar sebagai tempat salat imam dan di sampingnya terdapat meja serta kursi sebagai tempat khotbah.

Usai menyampaikan khotbah subuh, Nasaruddin Umar bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan operasional Masjid Negara, khususnya dalam menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

“Saya dan Pak Bas (Basuki Hadimuljono) mencoba untuk memanfaatkan masjid tercantik kita di Indonesia sekarang ini, Masjid IKN (Masjid Negara) menjelang bulan suci Ramadan, menjelang bapak Presiden datang berkunjung ke tempat ini, jadi kami melihat juga sampai mana persiapan menjelang bulan suci Ramadan karena Insya Allah bulan suci Ramadan yang akan datang kita sudah mulai aktif di penggunaan Masjid IKN (Masjid Negara),” kata Nasaruddin dalam keterangan tertulis, dikutip pada Minggu (11/1/2026).

Bagian Masjid Negara yang atapnya menyerupai lekuk dan putaran sorban masih dalam tahap pembangunan. Dalam foto, ruangan terlihat sangat lapang. Berdasarkan catatan detikcom pada Selasa (30/12/2025), pembangunannya telah mencapai 98,40 persen atau tinggal finishingnya saja.

Masjid Negara sendiri berdiri di kawasan peribadatan Nusantara. Bangunan megah ini terdiri dari empat lantai dengan tambahan dua lantai mezanin. Memiliki luas bangunan mencapai 76.647 meter persegi dengan kapasitas hingga 29.095 jamaah. Masjid Negara juga diproyeksikan untuk diperluas agar dapat mengakomodasi hingga 60.000 jamaah seiring bertumbuhnya aktivitas masyarakat di Nusantara.

Di dekat Masjid Negara juga ada Basilika yang saat ini masuk tahap penyelesaian. Kehadiran Basilika akan menjadi ruang ibadat bagi umat Katolik dan menambah fasilitas keagamaan dalam kawasan peribadatan Nusantara yang juga akan dilengkapi dengan Gereja Kristen, Pura, dan Wihara.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Biak Numfor

14 Januari 2026 - 02:30 WITA

Usai Resmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Senilai Rp123 Triliun, Presiden Prabowo Tinjau Progres Pembangunan IKN

13 Januari 2026 - 06:37 WITA

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem

12 Januari 2026 - 09:24 WITA

BKN minta seluruh pemda segera terapkan manajemen talenta ASN

9 Januari 2026 - 06:22 WITA

Swasembada Pangan 2025: Tonggak Sejarah Kemandirian Pangan Indonesia

8 Januari 2026 - 10:07 WITA

Trending di Warta Nusantara