Menu ✖

Mode Gelap
Ingin Masuk Malaysia Secara Ilegal Melalui Batam, Belasan WN Vietnam Diamankan TNI AL Paus Leo serukan perdamaian di Yaman, doakan korban serangan Yordania Mimika Kirim 4 Atlet Junior ke Kejurnas Catur di Banten Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan Aksi Nyata Sejumlah Artis Pasca Gempa di NTT Dari Bangku Sekolah untuk Indonesia, 1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026

Warta Internasional

Paus Leo serukan perdamaian di Yaman, doakan korban serangan Yordania

badge-check


					Paus Leo serukan perdamaian di Yaman, doakan korban serangan Yordania Perbesar

Paus Leo XIV, Minggu (25/10/2026) menyerukan penghentian segala bentuk permusuhan di Yaman, sekaligus mendoakan para korban tewas dalam insiden penyerangan mematikan terhadap umat di sebuah gereja Ortodoks di Yordania.

Berbicara usai doa Angelus mingguan, Paus menyuarakan keprihatinannya atas krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Yaman, khususnya di Kota Taiz.

Di wilayah tersebut, warga setempat menghadapi krisis akibat kekurangan pasokan makanan, air bersih, serta obat-obatan.

”Saya menyampaikan seruan dari lubuk hati yang paling dalam agar permusuhan dihentikan, serta menjamin kehidupan yang damai bagi rakyat Yaman dan seluruh masyarakat di kawasan tersebut,” ujar Paus Leo XIV.

Yaman telah dilanda konflik berkepanjangan sejak kelompok Houthi merebut kendali atas ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi lainnya pada 2014. Situasi ini mendorong intervensi koalisi militer pimpinan Arab Saudi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

Saat ini, kelompok Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara dan barat Yaman, sementara pasukan pemerintah beserta sekutunya memegang kendali atas Kota Aden dan sebagian besar wilayah provinsi di bagian selatan serta timur negara tersebut.

Beralih ke Yordania, Paus Leo turut menyatakan solidaritas mendalam bagi para korban insiden penembakan yang menargetkan umat di Gereja Ortodoks St. George di Harmoud, Jumat (23/10) lalu.

“Saya bersama masyarakat dan seluruh rakyat Yordania, yang selama ini dikenal berkat hidup berdampingan secara damai serta rasa saling menghormati antarumat beragama,” tuturnya.

Penembakan brutal oleh sejumlah orang bersenjata saat berlangsungnya prosesi pemakaman pada 23 Oktober lalu menyebabkan sembilan korban tewas dan sekitar 40 lainnya mengalami luka-luka.

“Mari kita terus bersama-sama berdoa demi terciptanya perdamaian… Tidak pernah sebelumnya begitu jelas terlihat bahwa perang – selain menebar kematian dan kehancuran – juga memiskinkan serta merusak dunia,” kata Paus Leo.

“Semoga Tuhan menginspirasi pilihan-pilihan yang berpihak pada dialog dan perdamaian,” ujar Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik itu.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taiwan Lumpuh Diterjang Topan Champi, Ribuan Warga Dievakuasi

23 Oktober 2026 - 08:56 WITA

China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara

21 Oktober 2026 - 02:33 WITA

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Trending di Warta Internasional