Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Internasional

RI Resmi Calonkan Diri Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029-2030

badge-check


					RI Resmi Calonkan Diri Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029-2030 Perbesar

Indonesia resmi mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk periode 2029-2030. Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan pencalonan tersebut dalam pidatonya di hadapan Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York.

“Dalam semangat inilah Indonesia mengajukan pencalonan diri untuk kursi tidak tetap di Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030,” Sabtu (26/9/2026) waktu setempat.

Untuk pencalonan tersebut, Indonesia dengan tegas membawa komitmen untuk memperkuat persatuan dan memajukan perdamaian. Menurut Sugiono, membina persatuan berarti membangun kembali kepercayaan terhadap sistem multilateral sekaligus memastikan saluran dialog tetap terbuka.

Sementara itu, lanjutnya, memajukan perdamaian berarti menegakkan hukum internasional dan memanfaatkan secara efektif berbagai instrumen yang tersedia untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

“Indonesia akan bekerja untuk menjaga dialog tetap terbuka, membangun kesamaan pandangan dan mengubah tanggung jawab bersama menjadi kerja sama yang nyata,” ujar Sugiono.

Sugiono mengatakan Indonesia akan membawa prinsip yang selama ini menjadi panduan politik luar negeri dalam pencalonan tersebut, yakni menjalin hubungan dengan semua pihak sekaligus mempertahankan ruang bagi kerja sama.

“Kami akan menegakkan Piagam PBB secara konsisten untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional,” katanya.

Menurut Sugiono, pencalonan Indonesia tidak terlepas dari rekam jejak dalam berkontribusi terhadap perdamaian internasional. Konstitusi Indonesia, kata dia, mengamanatkan negara untuk ikut menciptakan dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial melalui diplomasi serta mediasi.

“Konstitusi mengamanatkan kami untuk berkontribusi bagi dunia berdasarkan nilai kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial melalui diplomasi dan mediasi,” ujar Sugiono.

Indonesia juga telah terlibat dalam berbagai misi penjaga perdamaian PBB sejak 1957. Sugiono menyebut Indonesia termasuk salah satu kontributor utama pasukan penjaga perdamaian PBB, termasuk keterlibatan personel Indonesia dalam misi UNIFIL di Lebanon yang telah berlangsung selama hampir dua dekade.

Menurut Sugiono, pengalaman tersebut akan terus menjadi bagian dari kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Namun, kontribusi Indonesia tidak hanya akan dilakukan melalui pengerahan pasukan.

Indonesia juga akan mendorong diplomasi, bantuan kemanusiaan, pembangunan perdamaian, serta keterlibatan dengan berbagai kawasan dan lembaga internasional.

Indonesia sendiri sudah empat kali menjadi anggota tidak tetap DK PBB, yakni pada periode 1973-1974, 1995-1996, 2007-2008, dan 2019-2021. Indonesia juga pernah memegang jabatan Presiden DK PBB pada Mei 2019 dan Agustus 2020.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Indonesia Juara Umum Kompetisi Olahraga-Budaya ISCG 2026 di Pakistan

10 Oktober 2026 - 05:03 WITA

Bos IMF Ngomel ke Negara-Negara Maju, Utang Dunia Bakal 100% PDB

8 Oktober 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Internasional