Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Parlemen

Siti Fauziah Sebut LCC 4 Pilar MPR Jadi Ruang Bangun Persaudaraan

badge-check


					Siti Fauziah Sebut LCC 4 Pilar MPR Jadi Ruang Bangun Persaudaraan Perbesar

Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah mengatakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional bukan sekadar ajang untuk mencari juara. Tetapi menjadi ruang bagi generasi muda dari 38 provinsi untuk membangun persaudaraan, memperluas jejaring, serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Hal ini ia katakan saat menyambut 38 sekolah finalis dalam Welcome Dinner LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (22/8) kemarin. Siti pun mengapresiasi perjuangan para peserta dan guru pendamping yang telah melalui rangkaian seleksi selama hampir tujuh bulan hingga berhasil menjadi wakil terbaik dari masing-masing provinsi.

Ia berpesan agar para peserta menjaga kesehatan, menjunjung sportivitas, serta menghormati sesama peserta selama mengikuti Grand Final.

“Berlomba dengan semangat dan tetap menghormati lawan. Baik menang maupun kalah adalah suatu prestasi sampai datang ke Jakarta,” ujar Siti dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Menurut Siti, kehadiran peserta dari 38 provinsi juga menjadi kesempatan penting untuk membangun persaudaraan antargenerasi muda Indonesia. Karena itu, ia mendorong para peserta untuk saling mengenal dan membangun jejaring selama berada di Jakarta.

“Adik-adik ini dari 38 provinsi yang belum saling mengenal harus saling mengenal, jadi pulang nanti menjadi keluarga besar generasi muda Indonesia,” katanya.

Selain itu, Siti menegaskan pengalaman mengikuti LCC Empat Pilar hendaknya tidak berhenti setelah perlombaan berakhir. Pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

“Jadikan pengalaman selama mengikuti kegiatan ini sebagai bekal untuk terus belajar dan berkembang. Jangan biarkan kegiatan ini berakhir ketika lomba selesai,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi MPR RI, Wachid Nugroho mengungkapkan bahwa 38 sekolah yang tampil di tingkat nasional merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Ia menjelaskan seleksi tingkat kabupaten/kota diikuti 4.543 sekolah dari seluruh Indonesia. Seleksi kemudian berlanjut ke tingkat provinsi yang berlangsung pada 31 Maret hingga 3 Agustus 2026.

“Setelah melampaui hampir tujuh bulan pelaksanaan seleksi, kemudian melewati hampir 5.230 kilometer dari Sabang sampai Merauke, inilah juara-juara dari masing-masing provinsi di seluruh Indonesia, 38 sekolah sekaligus mewakili 38 provinsi,” jelas Wachid.

Menurut Wachid, perjalanan menuju tingkat nasional juga diwarnai berbagai tantangan. Sejumlah peserta dan guru pendamping harus menempuh perjalanan jauh, menghadapi kendala geografis, hingga mencari lokasi dengan akses jaringan komunikasi yang memadai untuk mengikuti tahapan perlombaan.

“Waktu, jarak, dan kondisi tidak menjadi penghalang bagi adik-adik ini untuk belajar Empat Pilar,” ungkapnya.

Wachid menambahkan, MPR RI terus mengembangkan metode LCC Empat Pilar agar peserta tidak hanya menguasai materi secara hafalan, tetapi juga memahami dan mampu menganalisis penerapan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami telah menguatkan metode untuk menyiapkan agar adik-adik tidak sekadar hafal, tetapi juga mampu menganalisis apa itu Empat Pilar dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Setelah Grand Final, peserta LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 juga akan dikukuhkan sebagai alumni. Menurut Wachid, pembentukan alumni diharapkan menjadi wadah untuk menjaga jejaring antarpeserta sekaligus memperkuat peran mereka dalam menyebarluaskan nilai-nilai Empat Pilar.

“Melalui alumni ini, adik-adik akan menjadi satu keluarga besar Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI,” katanya.

Lebih lanjut, Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 selanjutnya akan menentukan peserta terbaik dari 38 sekolah yang mampu menunjukkan penguasaan, pemahaman, dan kemampuan menganalisis nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual

18 Oktober 2026 - 04:52 WITA

Komisi XII DPR Soroti Kelangkaan BBM

16 Oktober 2026 - 02:17 WITA

Rikwanto: Polisi Harus Jadi Pelindung, Bukan Sosok yang Ditakuti Masyarakat

14 Oktober 2026 - 05:49 WITA

RUU SDI Disahkan, Ledia Hanifa: Data Milik Indonesia, Diatur dan Dijaga di Dalam Negeri

12 Oktober 2026 - 05:08 WITA

MPR-RI: Skor Integritas Pendidikan Naik, tapi Kecurangan Akademik Harus Segera Dibongkar

9 Oktober 2026 - 05:59 WITA

Trending di Warta Parlemen