Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta TNI

TNI Sebut Penembakan di Festival Lembah Baliem Bentuk Keputusasaan Kelompok OPM

badge-check


					TNI Sebut Penembakan di Festival Lembah Baliem Bentuk Keputusasaan Kelompok OPM Perbesar

Kodam XVII/Cenderawasih menduga aksi penembakan di lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026) dilakukan oleh kelompok OPM Kodap III/Ndugama.

Sebelumnya, penembakan itu mengakibatkan dua warga terluka. Kini kedua korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto menilai, aksi tersebut diduga merupakan bentuk keputusasaan kelompok OPM yang semakin terdesak oleh aktivitas satuan tugas (Satgas) TNI yang mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata.

Menurutnya, aksi penembakan di tengah berlangsungnya FBLB dilakukan oleh kelompok tersebut sebagai upaya menunjukkan eksistensi sekaligus mengganggu situasi keamanan.

“Penembakan ini kami kecam. Kami melihat tindakan tersebut sebagai bentuk keputusasaan kelompok OPM yang semakin terdesak oleh aktivitas Satgas TNI. Namun, kami pastikan aparat keamanan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok tersebut untuk mengganggu keamanan masyarakat,” kata Kolonel Inf Tri Purwanto dalam keterangan resmi, Minggu (9/8/2026).

Pasca kejadian, aparat keamanan TNI-Polri langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku sekaligus memperkuat pengamanan di sekitar wilayah kegiatan FBLB.

“Pangdam XVII/Cenderawasih telah memerintahkan Danrem 172/PWY beserta jajaran TNI di wilayah Jayawijaya untuk segera mengambil langkah pengamanan, membantu masyarakat dan peserta FBLB, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tuturnya.

Kapendam juga menyampaikan, bahwa TNI bersama Polri terus melakukan pengamanan secara sinergis di wilayah Jayawijaya.

Masyarakat dan peserta FBLB diimbau tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami menjamin keamanan masyarakat dan kegiatan FBLB berlangsung dengan aman sampai di acara penutupan. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya informasi atau aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” ujar Kapendam.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

19 Oktober 2026 - 02:59 WITA

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

16 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Wujudkan Bumi Nyiur Melambai Aman dan Kondusif, Lanudsri Koordinasi dengan Polda Sulut

15 Oktober 2026 - 06:39 WITA

Perempuan TNI Pertama Pimpin DWP Sulsel, Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan

14 Oktober 2026 - 05:46 WITA

Pangandaran Run 2026, Ribuan Langkah untuk Kebersamaan TNI dan Rakyat

12 Oktober 2026 - 05:10 WITA

Trending di Warta TNI