Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Di PENAS XVII, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Strategis Petani dan Nelayan bagi Bangsa

badge-check


					Di PENAS XVII, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Strategis Petani dan Nelayan bagi Bangsa Perbesar

Gorontalo, infokatulistiwanews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa petani dan nelayan memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan nasional saat ini. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan sambutan pada Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya Republik Indonesia, para petani dan nelayan telah menjadi penopang utama perjuangan bangsa. Menurut Presiden, dukungan masyarakat desa, petani, dan nelayan menjadi kekuatan penting bagi para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Waktu kita mendeklarasikan, kita memproklamasikan kemerdekaan kita, belum ada negara, belum ada anggaran, belum ada APBN, belum ada gaji. Mereka yang memilih Republik Indonesia, memilih karena hati, karena cinta bangsa Indonesia, bukan karena gaji. Tapi tentara waktu itu ditopang, didukung, makanan diberi oleh petani-petani dan nelayan-nelayan kita di seluruh Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga mengenang pengalamannya saat masih menjadi prajurit muda yang merasakan langsung dukungan dan pengorbanan masyarakat di pedesaan. Meski hidup dalam keterbatasan, para petani tetap membantu prajurit yang bertugas menjaga negara.

“Saya waktu prajurit muda, waktu saya di desa-desa, saya di gunung-gunung, saya juga merasa dibantu oleh para petani. Mereka hidupnya susah. Untuk masak harus cari kayu, jalan berkilo-kilo. Untuk ambil air, susah, harus jalan berkilo-kilo. Tetapi mereka tetap masak untuk prajurit-prajurit TNI,” ungkap Presiden.

Atas dasar pengalaman tersebut, Presiden Prabowo meminta seluruh prajurit dan pemimpin bangsa untuk tidak melupakan jasa para petani dan nelayan yang selama ini menjadi penopang kehidupan bangsa. Kepala Negara menegaskan bahwa sektor pangan merupakan fondasi utama keberlangsungan sebuah negara.

“Para petani dan nelayan adalah penghasil makanan, penghasil pangan. Tidak ada negara bisa berdiri, tidak ada negara bisa bertahan, bahkan tidak ada peradaban yang bisa bertahan tanpa pangan,” tegas Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa syukur atas capaian swasembada pangan yang berhasil diraih Indonesia dalam satu tahun delapan bulan terakhir. Menurut Presiden, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras petani, nelayan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan nasional.

“Telah banyak yang paling besar kita capai, dan saya merasa bersyukur adalah kita swasembada pangan. Kita produksi pangan, beras, jagung, hampir semua komoditas pangan kita produksi, dan produksi beras dan jagung kita tertinggi sepanjang negara kita berdiri,” ucap Presiden.

Presiden menambahkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kerja kolaboratif berbagai kementerian dan lembaga, termasuk dukungan TNI dan Polri yang turut terlibat dalam penguatan sektor pangan nasional. Presiden Prabowo pun menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia atas dedikasi serta kerja keras mereka dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Terima kasih seluruh masyarakat tani dan nelayan Indonesia, terima kasih kerja keras saudara-saudara. Perjalanan masih jauh, saudara-saudara telah membuktikan saudara terus semangat, sebagai produsen pangan, saudara-saudara sesungguhnya adalah tulang punggung Republik Indonesia,” tandas Presiden.

Red~ IKN

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara