Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar Pangdam XIII/Merdeka Tegaskan Kawal Program Nasional Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia Taiwan Lumpuh Diterjang Topan Champi, Ribuan Warga Dievakuasi Kejati Kalsel Tahan Kepala BKSDA Kalsel Korupsi Rp5,62 miliar

Serba Serbi

HKMAN dan Ulang Tahun AMAN ke 27, Sekjen AMAN Serukan Perjuangan Tanpa Henti Untuk Pengesahan UU Masyarakat Adat

badge-check


					HKMAN dan Ulang Tahun AMAN ke 27, Sekjen AMAN Serukan Perjuangan Tanpa Henti Untuk Pengesahan UU Masyarakat Adat Perbesar

Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rukka Sombolinggi menyerukan kepada pimpinan dan anggota Dewan AMAN Nasional, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, Organisasi Sayap, Badan Otonom dan Lembaga Ekonomi AMAN serta seluruh komunitas Masyarakat Adat anggota AMAN di penjuru nusantara untuk tidak pernah berhenti dalam memperjuangkan pengesahan Undang-Undang Masyarakat Adat.

Seruan ini menjadi pesan khusus Sekjen AMAN di Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara (HKMAN) dan perayaan Ulang Tahun AMAN ke 27 pada Selasa, 17 Maret 2026.

“Selama 27 tahun, kita telah tampil di berbagai arena perjuangan dengan ragam strategi pembelaan, perlindungan dan pelayanan kepada komunitas. Perampasan wilayah adat masih terus terjadi, intimidasi, kekerasan dan kriminalisasi masih dihadapi komunitas. Namun kita tidak boleh berhenti berjuang. UU Masyarakat Adat masih menjadi prioritas kita,” kata Rukka Sombolinggi dalam pidato politiknya di Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara dan Ulang Tahun AMAN ke 27.

Rukka mengatakan jalan yang kita lalui tidak pernah mudah. Akan tetapi kita telah mampu menunjukkan keberadaan kita sebagai Masyarakat Adat melalui kerja yang sistematis dan terstruktur serta kerjasama strategis dengan berbagai organisasi masyarakat sipil.

“Kita telah berhasil muncul ke permukaan. Kita telah hadir di berbagai forum pengambilan keputusan,” imbuhnya.

Selalu Bersikap Kritis

Rukka menambahkan kita juga telah membuktikan bahwa perjuangan yang dilakukan secara bersama-sama ini mampu menghasilkan kemenangan meski skalanya masih kecil.

Diakui, untuk mencapai Masyarakat Adat yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat diperlukan perjuangan dengan langkah besar. Untuk ini, memerlukan kesadaran pemerintah dan berbagai pihak untuk melakukan perubahan radikal.

Karena itu, Rukka mengajak seluruh komunitas Masyarakat Adat anggota AMAN untuk selalu bersikap kritis dan waspada terhadap berbagai agenda kebijakan yang sedang berkembang.

“Dalam 12 tahun terakhir ini, kita menyaksikan bahwa berbagai kebijakan negara justru semakin jauh dari tujuan perjuangan. Kebijakan-kebijakan ini telah melahirkan berbagai bentuk penindasan, pengabaian dan perampasan atas hak-hak Masyarakat Adat,” sebutnya.

Tidak Boleh Menyerah

Rukka mengatakan kIta telah membentangkan cita-cita bersama untuk berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan bermartabat secara budaya. Sebuah cita-cita yang hanya akan tercapai jika AMAN mampu menggalang kebersamaan yang kokoh untuk selalu bergerak bersama.

Dalam kondisi ini, imbuhnya, AMAN dituntut untuk masuk, melebur dan memperkuat gerakan perubahan bersama dengan berbagai elemen masyarakat sipil dan pihak-pihak lain termasuk pemerintah.

“Kita tidak boleh menyerah meskipun tantangan di depan kita semakin beragam. Kita tidak boleh menyerah, karena kita yakin bahwa gerakan yang kita bangun dan jalankan berada di jalan yang benar,” tegasnya sembari berharap Sang Pencipta Alam Semesta, Tuhan Yang Maha Kuasa merestui perjuangan Masyarakat Adat agar kehidupan ke depan lebih baik.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG: Keindahan Hunter’s Moon pada 26 Oktober 2026

23 Oktober 2026 - 04:17 WITA

Lestarikan Budaya, PORTINA Sulut Latih Pelatih Olahraga Tradisional

21 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

14 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Trending di Serba Serbi