Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Serba Serbi

Kisah Gadis Kretek Tembus Korea Selatan, RI Perkuat Diplomasi Budaya

badge-check


					Kisah Gadis Kretek Tembus Korea Selatan, RI Perkuat Diplomasi Budaya Perbesar

Novel Gadis Kretek karya penulis Indonesia Ratih Kumala resmi diterbitkan dalam bahasa Korea Selatan. Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya antara Indonesia dan Korea Selatan melalui karya sastra.

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan mengatakan, hubungan Indonesia dan Korea selama ini dikenal kuat dari sisi ekonomi dan diplomatik. Namun ia menekankan karya sastra juga dapat menjadi jembatan untuk memahami nilai serta kehidupan masyarakat kedua negara.

“Penerbitan Gadis Kretek dalam bahasa Korea bukan sekadar proses penerjemahan sebuah buku. Ini komitmen bersama untuk memperluas pertukaran budaya antara Indonesia dan Korea Selatan,” ujar Cecep dalam peluncuran novel di ASEAN-Korea Centre (AKC), Seoul, dikutip keterangan resmi, Minggu (15/3/2026).

Penerbitan novel tersebut diselenggarakan oleh HansaeYes24 Foundation dalam program Southeast Asian Literature Series. Program ini bertujuan memperkenalkan karya sastra dari negara-negara Asia Tenggara kepada pembaca di Korea Selatan melalui penerjemahan ke dalam bahasa Korea.

Chairperson HansaeYes24 Foundation, Baek Soomi mengatakan, karya sastra Asia Tenggara memiliki peran penting dalam memperkaya dialog budaya di Korea. Ia menilai di tengah popularitas budaya Korea di dunia, masyarakat Korea juga perlu membuka diri terhadap karya dari budaya lain.

“Penerbitan Gadis Kretek diharapkan dapat memperluas apresiasi masyarakat Korea terhadap sastra Asia Tenggara sekaligus memperkuat jembatan budaya antara kedua kawasan,” kata ia.

Penulis Gadis Kretek, Ratih Kumala, mengungkapkan novel tersebut terinspirasi dari kisah kakeknya dari pihak ibu yang pernah menjadi pengusaha kretek di sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian mengembangkan karakter serta alur cerita yang memadukan unsur sejarah dan fiksi.

Novel Gadis Kretek pertama kali diterbitkan di Indonesia pada 2012 oleh Gramedia Pusaka Utama. Popularitasnya semakin meningkat setelah kisah tersebut diadaptasi menjadi serial Netflix pada 2023 yang memperkenalkan latar budaya serta sejarah sosial Indonesia kepada penonton global.

Dalam rangka promosi di Korea Selatan, Ratih Kumala juga dijadwalkan menghadiri acara Book Talk di Seoul Film Center pada 13 Maret 2026. Selain itu, ia turut tampil dalam acara Book Concert bertajuk “Beyond the Smoke” di National Asian Culture Center, Gwangju, pada 14 Maret 2026.

KBRI Seoul juga memanfaatkan rangkaian acara tersebut untuk memperkenalkan budaya Indonesia secara lebih luas. Salah satunya dengan menghadirkan kopi Gayo dalam bentuk drip bag coffee agar masyarakat Korea dapat mengenal Indonesia tidak hanya melalui literatur, tetapi juga melalui cita rasa kopi Nusantara.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi