Menu ✖

Mode Gelap
Kejati Kalsel Tahan Kepala BKSDA Kalsel Korupsi Rp5,62 miliar Kutuk Keras Peredaran Narkoba di NTB, DPD RI Ajak Semua Pihak Perkuat Perlawanan Pameran Nandur Srawung 2026 Hadirkan Kelas Penulisan Kritik Seni Rupa Plt. Dirjen Badilag Arahkan Aparatur Pengadilan Melayani dengan Empati BMKG: Keindahan Hunter’s Moon pada 26 Oktober 2026 Polisi Tahan Eks Kadis dan Eks Kabid Kominfo Sulut Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Media Rp7,5 Miliar

Serba Serbi

Gelombang Panas Diperkirakan Bakal Landa Indonesia

badge-check


					Gelombang Panas Diperkirakan Bakal Landa Indonesia Perbesar

Jakarta, infokatulistiwanews.com – Gelombang panas berpotensi melanda Indonesia dan kawasan Asia Tenggara dalam beberapa bulan ke depan seiring proyeksi suhu di atas rata-rata.

Berdasarkan prakiraan musiman terbaru Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASEAN Specialised Meteorological Centre/ASMC), suhu di sebagian besar wilayah maritim dan daratan Asia Tenggara diperkirakan berada di atas normal untuk periode Maret–April–Mei 2026.

ASMC, diwartakan South China Morning Post, Senin (9/3), memproyeksikan peluang sebesar 80–100 persen bahwa suhu akan berada di atas rata-rata di seluruh Indonesia dan Malaysia dalam tiga bulan ke depan. Gelombang panas yang tidak biasa itu diperkirakan lebih dulu melanda kedua negara sebelum meluas ke sebagian besar daratan Asia Tenggara

Sebagian besar wilayah Thailand dan Vietnam utara juga diprediksi mengalami suhu tinggi. Hanya sebagian kecil kawasan, termasuk Vietnam bagian tenggara, Kamboja, dan sejumlah wilayah di Filipina, yang diperkirakan mencatat suhu mendekati normal.

“Untuk periode Maret-April-Mei (MAM) 2026, suhu di atas normal diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kepulauan Maritim,” demikian pernyataan ASMC.

“Sebagian besar model [lebih dari enam model] memprediksi suhu di atas normal sebagai kategori paling mungkin di kawasan ini,” lanjut lembaga tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyampaikan musim kemarau berpotensi datang lebih cepat di Indonesia. Percepatan ini dipicu berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026 dan peralihan kondisi iklim global menuju fase Netral.

Pemantauan anomali di Samudera Pasifik menunjukkan indeks El Nino-Southern Oscillation (ENSO) saat ini berada pada angka -0,28 atau kategori Netral dan diprediksi bertahan hingga Juni 2026. Peluang munculnya El Niño kategori lemah hingga moderat meningkat pada semester kedua tahun ini dengan probabilitas sekitar 50–60 persen.

Peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi penanda awal musim kemarau. BMKG mencatat sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026, termasuk pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian Kalimantan dan Sulawesi.

Lonjakan suhu diperkirakan meningkatkan permintaan energi dan membebani jaringan listrik. Situasi ini terjadi bersamaan dengan ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang memperketat pasokan energi global.

Gangguan produksi dan transportasi di Timur Tengah mendorong harga energi melonjak. Importir gas di sejumlah negara Asia Tenggara mulai memanfaatkan pasar spot untuk pengadaan gas alam cair (LNG) setelah pemasok utama Qatar menghentikan fasilitas ekspor terbesarnya.

Vietnam dan Thailand membidik pengiriman LNG pada Maret dan April, sementara Thailand menambah tiga kargo spot pada periode tersebut.

Singapura, yang lebih dari 40 persen kebutuhan LNG-nya tahun lalu berasal dari Qatar, berpotensi menghadapi lonjakan harga listrik pada kuartal kedua.

Harga spot gas di Asia tercatat melonjak dalam sepekan terakhir dan tetap tinggi, membuat pembeli dari Asia Tenggara harus bersaing dengan negara-negara lain di Asia dan Eropa untuk mendapatkan pasokan terbatas.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG: Keindahan Hunter’s Moon pada 26 Oktober 2026

23 Oktober 2026 - 04:17 WITA

Lestarikan Budaya, PORTINA Sulut Latih Pelatih Olahraga Tradisional

21 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

14 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Trending di Serba Serbi