Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Serba Serbi

Norhayati Andris Terpilih Sebagai Ketua PWKI Kaltara

badge-check


					Norhayati Andris Terpilih Sebagai Ketua PWKI Kaltara Perbesar

Tarakan, infokatulistiwanews.com – Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) adalah sebuah organisasi kemasyarakatan perempuan Kristen interdenominasi (lintas gereja) di Indonesia yang didirikan pada tahun 1946.

PWKI berfokus pada pemberdayaan perempuan, pelayanan sosial, pendidikan, serta mitra pemerintah dalam program pembangunan, termasuk pencegahan bahaya narkoba dan pemberdayaan ekonomi UMKM maupun misi kemanusiaan lainnya.

Dikabarkan, Persatuan Wanita Kristen Indonesia, Provinsi Kalimantan Utara baru saja menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PWKI ke- 2.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 – 15 Februari di Kota Tarakan ini, merupakan pertemuan strategis tingkat daerah, melakukan evaluasi, merencanakan program kerja, sekaligus melakukan pergantian atau pemilihan pengurus baru berdasarkan Anggapan Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.

Dalam Rekerda tersebut, Norhayati Andris secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PWKI Kaltara 2026 – 2031 dan langsung dirangkai dengan pelantikan oleh Ketua Umum PWKI Pusat, Pdt.Deety B T Liow Mambo, S.Th yang didampingi Sekertaris Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Erni Irene M Lengkoan.

DPP Menyarankan kepada Ketua PWKI Kaltara yang baru dilantik, agar dalam menentukan kepengurusan tidak perlu tergesa-gesa. “Di beri waktu 1-2 bulan untuk melengkapi pengurus,” ujar Ketum, Pdt.Deety B T Liow Mambo, S.Th.

Menurutnya lagi, meskipun PWKI adalah organisasi sosial dan tidak bergaji yang sepenuhnya pelayanan, diharapkan seluruh pengurus dapat bekerjasama serta bersinergi dengan program pemerintah pusat maupun daerah. Hal ini dimaksudkan, untuk terciptanya kerukunan dan kebersamaan di antara para pejuang perempuan di sektor masing-masing.

Sementara itu, Gubernur Kaltara melalui sambutannya yang diwakili oleh
Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Utara, Pollymart Sijabat menyatakan bahwa, Pemprov Kaltara mendorong agar PWKI hadir secara aktif dalam pelayanan kemasyarakatan seperti pelatihan-pelatihan, pelayanan sosial dan lain sebagainya.

Hadir pada acara tersebut diantaranya, anggota DPD RI Dapil Kaltara, Ibu Gubernur Kaltara, Persit, Bayangkari, IWSS, IWAPI, BAMAG, serta sanggar tari PEMUNG BANGEN (Perkumpulan Semangat) yang terdiri dari putra putri Bumi Paguntaka dan Mutiara (Kota Tarakan).

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi