Menu ✖

Mode Gelap
Korupsi Tunjangan Rp 18,79 M, Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028 Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar Pangdam XIII/Merdeka Tegaskan Kawal Program Nasional Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia

Serba Serbi

Dewan Pers ajak insan pers untuk lebih banyak sampaikan suara rakyat

badge-check


					Dewan Pers ajak insan pers untuk lebih banyak sampaikan suara rakyat Perbesar

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengajak insan pers untuk lebih banyak menyampaikan suara rakyat dan lebih peka terhadap nasib rakyat meskipun pers juga sedang menghadapi masalah.

“Sekarang ini kan problem pers kan untuk survive ekonomi, karena nyata dimana-mana terjadi PHK, itu agenda yang dirasakan oleh pers. Tapi, cobalah, sempatkan lah, kepedulian pada nasib-nasib rakyat yang terpinggirkan itu harus sering, lebih banyak disuarakan,” katanya di Jakarta Jumat (6/2/2026).

“Jadi ini alarm ya,” kata Komaruddin.

Hal itu disampaikan setelah kasus bunuh diri seorang siswa sekolah dasar yang tidak mampu membeli alat tulis menjadi sorotan publik.

Komaruddin mengemukakan pentingnya upaya bersama untuk terus menyuarakan masalah-masalah akibat kemiskinan struktural supaya bisa segera ditangani.

“Kan ada ungkapan no viral, no justice. Kalau nanti ramai-ramai itu baru diperhatikan. Tapi kalau hanya satu itu nanti lupa lagi,” katanya.

Komaruddin menyampaikan bahwa struktur masyarakat Indonesia masih berbentuk piramida dan masyarakat miskin berada di lapisan paling bawahnya.

Menurut dia, pemerintah dan pihak-pihak terkait harus terus diingatkan untuk mengatasi persoalan kemiskinan struktural dan mengupayakan pemerataan manfaat pembangunan.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan dan pemerataan ekonomi harus berjalan seiring.

“Kalau mengejar pertumbuhan, tapi siapa yang tumbuh? Sekarang ini yang tumbuh banyak orang kaya-kaya, tapi yang miskin kan tidak berubah,” katanya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028

24 Oktober 2026 - 09:56 WITA

BMKG: Keindahan Hunter’s Moon pada 26 Oktober 2026

23 Oktober 2026 - 04:17 WITA

Lestarikan Budaya, PORTINA Sulut Latih Pelatih Olahraga Tradisional

21 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Trending di Serba Serbi