Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Serba Serbi

Dewan Pers ajak insan pers untuk lebih banyak sampaikan suara rakyat

badge-check


					Dewan Pers ajak insan pers untuk lebih banyak sampaikan suara rakyat Perbesar

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengajak insan pers untuk lebih banyak menyampaikan suara rakyat dan lebih peka terhadap nasib rakyat meskipun pers juga sedang menghadapi masalah.

“Sekarang ini kan problem pers kan untuk survive ekonomi, karena nyata dimana-mana terjadi PHK, itu agenda yang dirasakan oleh pers. Tapi, cobalah, sempatkan lah, kepedulian pada nasib-nasib rakyat yang terpinggirkan itu harus sering, lebih banyak disuarakan,” katanya di Jakarta Jumat (6/2/2026).

“Jadi ini alarm ya,” kata Komaruddin.

Hal itu disampaikan setelah kasus bunuh diri seorang siswa sekolah dasar yang tidak mampu membeli alat tulis menjadi sorotan publik.

Komaruddin mengemukakan pentingnya upaya bersama untuk terus menyuarakan masalah-masalah akibat kemiskinan struktural supaya bisa segera ditangani.

“Kan ada ungkapan no viral, no justice. Kalau nanti ramai-ramai itu baru diperhatikan. Tapi kalau hanya satu itu nanti lupa lagi,” katanya.

Komaruddin menyampaikan bahwa struktur masyarakat Indonesia masih berbentuk piramida dan masyarakat miskin berada di lapisan paling bawahnya.

Menurut dia, pemerintah dan pihak-pihak terkait harus terus diingatkan untuk mengatasi persoalan kemiskinan struktural dan mengupayakan pemerataan manfaat pembangunan.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan dan pemerataan ekonomi harus berjalan seiring.

“Kalau mengejar pertumbuhan, tapi siapa yang tumbuh? Sekarang ini yang tumbuh banyak orang kaya-kaya, tapi yang miskin kan tidak berubah,” katanya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi