Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Serba Serbi

Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji

badge-check


					Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji Perbesar

Seorang penjual es kelapa di Gowa, Haji Ali, membuat heboh warga usai mendaftarkan 24 anggota keluarganya untuk berhaji ke Tanah Suci Makkah. Pendaftaran dilakukan langsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhajumrah) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan iring-iringan kendaraan bermotor.

“Kami telah menerima rombongan H Ali yang mendaftarkan anak, ponakan dan cucu-cucunya,” ujar Kepala Kantor Kemenhajumrah Gowa, H Alim Bahri (53), saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

Kedatangan H Ali bersama rombongan yang terdiri atas 36 orang itu menarik perhatian warga sekitar kantor. Mereka datang menggunakan lima mobil dan belasan sepeda motor, membuat suasana kantor sempat riuh.

H Ali dikenal masyarakat sebagai penjual es kelapa yang sehari-hari berjualan di daerah tersebut. Langkahnya mendaftarkan 24 anggota keluarga sekaligus dianggap tak lazim, tetapi justru membuat banyak orang kagum.

“Kami datang untuk daftarkan anak, ponakan, dan cucu dapat porsi haji,” kata Haji Ali (61).

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah dua kali berhaji, yakni pada 1996 dan 2012. Berdasarkan pengalamannya itu, ia ingin memastikan anak dan keturunannya memiliki kesempatan beribadah haji sejak dini, mengingat daftar tunggu kini bisa mencapai puluhan tahun.

Dengan mendaftar tahun ini, 24 anggota keluarga H Ali diperkirakan baru bisa melunasi biaya dan berangkat pada 2050.

“Semoga Allah memberikan umur panjang dan dapat menunaikan rukun Islam yang kelima itu,” ujarnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi