Menu

Mode Gelap
4 Bandara Ditutup Sementara Akibat Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Korupsi KPR Fiktif Rp237 Miliar, Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Terindikasi Kangkangi Aturan, APH Didesak Cabut Izin Usaha Perkebunan PT Ketapang Subur Lestari di Barito Timur PN Manado Sosialisasikan SEMA 2, 3 dan 4 Tahun 2026 ke APH, Soroti Kepastian Hukum Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel

Serba Serbi

Lestarikan Musik Tradisional, Dewan Kesenian Papua Tengah Hadirkan Lomba Akustik di Nabire

badge-check


					Lestarikan Musik Tradisional, Dewan Kesenian Papua Tengah Hadirkan Lomba Akustik di Nabire Perbesar

Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah (DKPT) menggelar lomba musik akustik tradisional Papua di GOR Kota Lama Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Jumat (24/10/2025).

Sebanyak 13 grup musik tampil menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di atas panggung sederhana dengan alat musik tradisional.

Ketua Panitia Lomba Musik Akustik, Aleksander Giyai, mengatakan awalnya terdapat 17 grup yang terdaftar, namun empat grup batal tampil karena kesibukan masing-masing anggota.

Menurut Aleksander, kegiatan ini menjadi upaya menghidupkan kembali musik tradisional Papua yang sempat vakum selama bertahun-tahun.

“Sejak era 1980-an, musik tradisional sempat berkembang pesat lewat karya Arnold Ap. Kini kami ingin mengangkat kembali semangat itu di Papua Tengah,” ujar Aleksander.

Ia menilai generasi muda kini lebih banyak terpengaruh musik modern, sehingga perlu ada ruang untuk memperkenalkan kembali identitas musik asli Papua.

Panitia menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan, gitar, dan sertifikat bagi pemenang juara satu hingga tiga serta juara harapan.

Aleksander berharap lomba ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan musik tradisional daerahnya.

“Kegiatan ini bukan hanya soal mencari juara, tetapi juga membangun semangat agar musik tradisional menjadi aset budaya dan kebanggaan Papua Tengah,” katanya.

Ia menambahkan, lomba musik akustik ini akan menjadi agenda tahunan DKPT untuk memperkuat eksistensi musik lokal di wilayah tersebut.

“Ini lomba perdana, dan tahun depan kami rencanakan dengan skala yang lebih besar dan meriah,” tutupnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi