Sikap peduli dan solidaritas tinggi kembali ditunjukkan oleh Sang Raja Dangdut, Rhoma Irama. Merasa prihatin dengan nasib rekan-rekan musisinya yang kesulitan akibat royalti yang tak kunjung cair, ia tak tinggal diam dan langsung memberikan bantuan nyata.
Pada Selasa (17/03/2026), melalui sebuah video yang beredar di kalangan awak media, Rhoma Irama mengumumkan bahwa ia menyumbangkan dana pribadi sebesar Rp100 juta.

Bantuan ini ditujukan untuk para anggota LMK RAI dan ARDI yang haknya belum terbayarkan, terutama di saat kebutuhan meningkat jelang Hari Raya Idul Fitri.
Pelantun lagu Begadang ini mengaku bisa merasakan langsung penderitaan yang dialami oleh rekan-rekan sejawatnya.
“Saya bisa merasakan gitu teman-teman ya. Saya ikut menyumbangkan uang 100 juta untuk bisa dibagikanlah,” kata Rhoma Irama dalam video yang diterima awak media, Selasa (17/03/2026).
1. Bantuan dari Rhoma Irama
Bantuan ini, menurutnya, adalah wujud empati yang tulus. Ia sadar betul bahwa masalah macetnya royalti ini tidak hanya menimpa musisi lain, tetapi juga berdampak pada dirinya sendiri.
“Apa ya, obsesi saya sebagai bukti bahwa saya berempati karena ya kita semua kena ini,” ucapnya.
2. Perjuangan Rhoma Irama
Seperti diketahui, tata kelola baru di Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) pada tahun 2025 ini menimbulkan masalah sistemik yang membuat pembayaran royalti kepada para seniman dangdut menjadi terhambat.
Meskipun memberikan bantuan pribadi, Rhoma juga tak henti berjuang melalui jalur birokrasi. Ia telah melakukan berbagai upaya agar hak para musisi bisa segera dipenuhi oleh pihak yang berwenang.
3. Pesan Rhoma Irama untuk Musisi
Namun, di tengah perjuangan tersebut, ia tak ingin rekan-rekannya semakin terpuruk menjelang Lebaran. Donasi ini menjadi solusi jangka pendek yang ia berikan sambil terus mengupayakan penyelesaian masalah utama.
Rhoma pun berpesan kepada para musisi untuk tetap sabar dan menggunakan akal sehat dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
****









