Menu

Mode Gelap
Harga Pangan 7 September: Bawang Merah Turun, Cabai Kembali Naik Dari Laut Untuk Negeri: TNI AL dan Masyarakat Bersatu dalam Semangat, Aku Cinta Laut 4 Bandara Ditutup Sementara Akibat Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Korupsi KPR Fiktif Rp237 Miliar, Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Terindikasi Kangkangi Aturan, APH Didesak Cabut Izin Usaha Perkebunan PT Ketapang Subur Lestari di Barito Timur PN Manado Sosialisasikan SEMA 2, 3 dan 4 Tahun 2026 ke APH, Soroti Kepastian Hukum

Serba Serbi

IKM Lamandau Capai 82,14%, Kinerja Bupati Rizky Aditya Putra Tuai Pujian

badge-check


					IKM Lamandau Capai 82,14%, Kinerja Bupati Rizky Aditya Putra Tuai Pujian Perbesar

Nanga Bulik, Infokatulistiwanews.com – Sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Lamandau seperti pembangunan jalan desa, peningkatan layanan kesehatan hingga dukungan untuk pertanian dan perkebunan rakyat, dampak positifnya kini semakin dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Lamandau.

Tak hanya itu, sejak kepemimpinan Bupati Rizky Aditya Putra, berhasil mendorong percepatan penyelesaian 20% kebun plasma masyarakat di enam desa yang bermitra dengan PT. SLR.

Kesepakatan tersebut disambut gembira, karena selama ini menjadi harapan besar masyarakat desa untuk mendapatkan keadilan dalam kemitraan dengan perusahaan.

Selain itu, kebijakan pengendalian harga pangan juga mendapatkan pujian. Harga kebutuhan pokok seperti bawang merah Rp40.000/kg dan bawang putih Rp35.000/kg di pasar pedalaman tercatat sama dengan harga di kota.

Stabilitas harga ini menunjukkan distribusi bahan pangan berjalan lancar hingga ke desa-desa di hulu Sungai Lamandau, sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Hasil survei kepuasan masyarakat terbaru menunjukkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Lamandau meningkat menjadi 82,14 poin, naik dari tahun-tahun sebelumnya. Bagi warga pedalaman, angka ini bukan sekadar data, tetapi bukti nyata bahwa pembangunan makin dirasakan.

Tokoh adat setempat menyebut keberhasilan ini selaras dengan semangat Huma Betang, falsafah Dayak yang mengajarkan kebersamaan dan gotong royong.

“Kami berterima kasih, karena pembangunan kini lebih adil dan menyentuh sampai pedalaman. Termasuk soal plasma 6 desa, itu sangat berarti bagi kami. Harga pangan pun kini stabil, tidak berbeda jauh dengan di kota,” ujar salah satu warga, Selasa (23/9/2025).

Bupati Rizky Aditya Putra saat dikonfirmasi mengaku, apresiasi masyarakat menjadi semangat tambahan.

“Kami ingin membangun Lamandau dengan semangat kebersamaan. Semua warga harus merasakan manfaat pembangunan, dari kota sampai pedalaman,” tandasnya.

Apresiasi masyarakat pedalaman terhadap pemerintah dianggap telah membawa perubahan besar, yaitu pembangunan di Lamandau bergerak ke arah yang benar atau lebih dekat dengan rakyat, lebih adil, dan lebih merata.

Pewarta: Ronny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Pangan 7 September: Bawang Merah Turun, Cabai Kembali Naik

7 September 2026 - 04:29 WITA

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Trending di Serba Serbi